Pengertian Aperture Serta Fungsinya Secara Detail

by bedehaen
0 comment
memahami definisi aperture secara detail bedehaen project profesional portofolio 01

Pada artikel kali ini kita akan membahas tentang sebuah istilah dasar mengenai fotografi yang wajib kalian pahami dan sering disebut juga sebagai bukaan, aperture dan diafragma.  

Di artikel ini lah kita akan membahas mengenai apa itu aperture lebih detail lagi. Di dalam istilah fotografi aperture atau diafragma atau bukaan adalah seberapa lensa itu terbuka saat kita sedang mengambil foto. 

Fungsi Aperture

Fungsi Aperture sendiri disini adalah sebuah pengaturan yang mana dapat mengontrol seberapa banyak nya suatu cahaya yang masuk kedalam sensor kamera melewati bukaan lensa tersebut. Saat tombol shutter di tekan, maka saat itu juga lubang yang berada di depan sensor kamera akan terbuka. Dan pada settingan aperture inilah yang akan menentukan seberapa besar lubang itu terbuka. Semakin terbuka lebih besar maka akan semakin banyak pula cahaya yang akan masuk dan dibaca oleh sensor kamera. 

Fungsi aperture yang utama adalah sebagai pengontrol seberapa besar lubang yang berada di depan sensor kamera yang terbuka. Semakin lubang tersebut terbuka maka nilai F-nya besar, namun kecil diafragmanya yang terbuka. Jika nilai F-nya kecil itu berarti besar diafragmanya terbuka. 

Selain mengontrol cahaya, ternyata fungsi aperture ini dapat mengatur depth of field. Dimana fungsi aperture yang satu ini adalah kita bisa mengatur kedalaman foto dengan memanfaatkan aperture. Jika pada aperture itu lebar maka kamera hanya fokus pada satu objek lain namun untuk objek yang lain menjadi blur. Begitu juga sebaliknya jika aperture nya itu kecil atau sempit maka membuat semua bagian foto memiliki ketajaman yang sempurna atau rata.   

Selanjutnya itu fungsi aperture yang lain sebagai pengatur efek difraksi, maksudnya disini adalah aperture ini berfungsi untuk mensetting efek penyebaran dari efek difraksi. Dengan cara mensetting nilai angka pada aperture, maka kalian bisa nantinya mengatur penyebaran dari objek yang cukup terang seperti lampu. 

Ilustrasi Diafragma Pada Lensa Kamera Digital

memahami definisi aperture secara detail bedehaen project profesional portofolio 01

Pada gambar berikut ini kalian bisa melihat bahwa ilustrasi ini merupakan bukaan pada lensa kamera, di atas ini terlihat bahwa F2, F8 dan F22 memiliki bukaan lubang / diafragma sebuah lensa yang cukup berbeda.  

Dapat kita lihat disini bukaan F2 lebih besar dibandingkan dengan bukaan dari F8. Dan pada bukaan F22 lebih kecil dibandingkan dengan F8. 

Perbedaan Nilai Aperture Kecil Dan Besar 

memahami definisi aperture secara detail bedehaen project profesional portofolio 02

Kamera digital dengan nilai aperture kecil (f1.8 atau f1.6 ) mungkin akan lebih banyak cahaya yang masuk ke dalam sensor kamera.  Untuk hasil fotonya akan terlihat lebih terang. Bahkan saat kalian gunakan pada suasana malam hari atau low light  makan akan terlihat lebih terang. Namun , dengan nilai bukaan aperturenya itu kecil akan membuat kamera hanya berfokus pada satu objek dan objek yang lainnya akan terlihat blur.

Begitu juga sebaliknya jia nilai bukaan aperture nya itu besar maka hasil fotonya akan terlihat gelap, karena cahaya yang masuk ke dalam sensor kamera lebih sedikit. Namun, teknik ini sangat cocok untuk pemotretan dengan model landscape. Dimana semua bagian foto yang dihasilkan akan terlihat lebih tajam, karena lensa kamera berfokus pada semua bidang yang kalian foto. 

Para pengguna kamera DSLR atau Mirrorless untuk mengatur nilai aperture ini bisa diatur menggunakan bantuan lensa. Namun pada kamera Handphone, biasanya untuk kamera yang bagus nih itu berarti nilai aperture nya kecil. 

Jadi kamera dan lensa ini memiliki nilai aperture kecil yang lebih fleksibel. Karena penggunaannya bisa lebih leluasa untuk menentukan berapa banyaknya cahaya yang masuk ke dalam sensor kamera. Oleh sebab itu, kamera dan handphone yang memiliki nilai aperture yang kecil itu adalah yang bagus.  

Mengapa Tidak Semua Kamera Mempunyai Nilai Aperture kecil ? 

Kamera yang memiliki nilai aperture yang kecil memang begitu bagus. Namun disini pertanyaannya adalah kenapa tidak semua kamera atau handphone memiliki nilai aperture dengan bukaan yang kecil ? 

Jawabannya disini adalah karena adanya benturan dengan  masalah spesifikasi lensa dan biaya. Tidak semua kamera yang bisa dipasangi blade yang lebar. Lensa yang mempunyai kemampuan zoom tidak bisa dipasangi bukaan lensa yang lebar. Karena dipasangi blade besar maka akan mengganggu sistem mekanisme zoom. 

Disini kalian bisa melihat pada spesifikasi kamera handphone. Biasanya nih kamera tele ataupun periscope punya nilai aperture yang besar, yaitu f 2.3 atau f 2.4. Untuk mengupayakan agar kamera handphone bisa menghasilkan foto terbaik ketika di malam hari dan kemampuan zoomnya tinggi, produsen handphone banyak menyematkan banyak jenis kamera di bodi belakang. Dengan begitu kalian bisa memilih kamera yang sesuai dengan kebutuhan.

You may also like